6 Sosok Anak Muda Kreatif yang Jadi Insprirasi Generasi Milenial

Suara.com – Sosok anak muda kreatif kini sangat dibutuhkan untuk menginspirasi generasi milenial agar terus berkarya dan melakukan banyak hal positif. Untuk itu, dibutuhkan anak muda yang bisa menjadi inspirasi dari berbagai bidang.

Nah, di IdeaFest yang akan berlangsung pada 26-27 Oktober 2018 di Jakarta Convention Center nanti akan ada 6 sosok anak muda inspiratif, mereka siap membagikan pengalaman dan kisahnya.

Festival gaya hidup kreatif ini diharapkan mampu menginspirasi komunitas kreatif tanah air untuk menciptakan aksi nyata. Inilah profil mereka.

1. Arifin Putra

Aktor peraih penghargaan Indonesia Movie Award, kategori Best Supporting Award 2015 ini kerap tampil di berbagai stasiun televisi dan layar lebar Indonesia.

Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)

Ia mengawali karirnya sebagai model majalah dan seorang VJ, sampai ia menunjukkan kemampuan aktingnya dalam serial TV “Kisah Kasih di Sekolah” dan film “Lost in Love”.

Film keduanya yang bergenre horor, “Rumah Dara” berhasil menyita perhatian publik dan memenangkan berbagai nominasi dan penghargaan. Tak berhenti hanya sampai situ, ia melanjutkan karir di layar lebar dengan bermain peran di film “The Raid 2: Berandal”, “Negeri Van Oranje”, “Sabtu Bersama Bapak”, dan serial TV HBO Asia “Halfworlds”.

2. Max Mandias

Max Mandias merupakan chef Indonesia sekaligus co-founder dari Burgreens, restoran fast food vegan pertama di Jakarta. Ia menyadari kemampuan memasaknya setelah banyak rekan yang menyukai masakan yang ia buat selama tinggal di Belanda.

Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)

Max terinspirasi untuk membangun Burgreens di Indonesia ketika menemukan bahwa banyak orang Indonesia yang kurang menyukai sayur karena rasanya yang pahit dan membosankan. Hal tersebut menimbulkan ide baginya untuk menciptakan burger yang berbahan dasar sayur mayur tanpa daging, dan terciptalah Burgreens.

3. Talita Setyadi

Salah satu pastry chef Indonesia sekaligus owner dari BEAU, toko pastry populer di Jakarta, Talita Setyadi membuka toko bakery pertamanya di Indonesia setelah kembali dari studinya di Paris pada 2013.

Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)

Pastry yang ia hasilkan seluruhnya dibuat dari bahan alami lokal dan tersedia pada sekitar 100 cafe, restoran, dan hotel di Jakarta. Ia juga merupakan juri wanita termuda pada The World Pastry Cup 2017 saat berusia 28 tahun.

4. Kenny Santana

Sosok dibalik akun Instagram @KartuPosInsta dan Twitter @KartuPos, Kenny Santana, rela meninggalkan pekerjaan yang telah ia tekuni selama 7 tahun untuk mengejar passionnya sebagai travel-influencer.

Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)

Melalui akun Instagram dan Twitter nya, Kenny membagikan pengalaman travelnya disertai tips dantrick untuk berwisata hemat bagi pengikutnya. Selain itu, ia juga aktif mempromosikan paket liburan ke luar negeri yang seringkali disertai dengan konser artis internasional.

5. Hanna Keraf

Hanna Keraf (tengah) merupakan pembangkit tradisi menganyam di Flores Timur Nusa Tenggara Timur. Ia merupakan puteri dari mantan Menteri Lingkungan Hidup Indonesia, Sonny Keraf. Ia mulai terjun dalam gerakan pemberdayaan perempuan, Yayasan Sahabat Cipta dan Swisscontact sejak 2012.

Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)

Ia memperlihatkan keprihatinannya terhadap tradisi menganyam yang mulai ditinggalkan karena produksi barang-barang pabrik. Hal tersebut menggerakkannya untuk melanjutkan kembali tradisi menganyam dengan gerakan “Du Anyam” yang melibatkan ratusan perempuan di Flores.

6. Roni Onet Ernawan

Roni Onet Ernawan adalah movie maker di balik film pendek “Iman”. Film tersebut berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan memenangkan Best Movie di Festival Sinema Prancis 2015.

Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)Anak muda inspirastif panutan generasi milenial. (LyfeFest/IdeaFest)

Tak hanya itu, film pendek tersebut juga ditayangkan di Cannes Film Festival ke 68 di Prancis pada Mei 2015. Selain itu, ia juga aktif sebagai penggemar sastra yang menuangkan idenya sebagai penulis puisi.