Produsen Keluhkan Mobil Listrik Sulit Meraup Untung

Suara.com – PSA Group, perusahaan yang membawahi pabrikan mobil Peugeot dan Citroen mengikutsertakan kendaraan roda empat (R4) bertenaga listrik di Paris Motor Show (4 – 14/10/2018).

Dalam sebuah talk show yang dilaksanakan setelah pembukaan acara, diungkapkan tentang masa depan termasuk kekhawatiran sehubungan pemasarannya.

Meski siap memamerkannya untuk pertama kali, namun perusahaan ini masih meragukan masa depan mobil listrik. Di mana perusahaan yang berpusat di Paris, Perancis itu khawatir konsumen menolak membayar lebih mahal untuk sebuah kendaraan bertenaga listrik.

“Apa yang perlu disadari adalah kendaraan beremisi rendah itu seperti makanan organik. Harganya lebih mahal,” ungkap Carlos Tavares, Kepala Eksekutif Peugeot, Citroen, dan produsen Opel PSA, dikutip dari Reuters, Rabu (10/10/2018).

Namun ia menambahkan, ketidaksadaran ini akan mendorong si pembuat mobil untuk menjual produk dengan harga yang lebih murah atau merugi, demi memenuhi tujuan emisi.

“Entahlah, kami mestinya menerima pembayaran lebih untuk kendaraan bersih emisi, atau harus menempatkan industri otomotif Eropa dalam bahaya,” kata Carlos Tavares.

Melihat gejolak yang dihadapi pembuat kendaraan R4 di Eropa, Perdana Menteri Inggris, Theresa May menyatakan akan memberikan pendapat yang lebih keras pada konferensi tahunan partainya.

Sementara salah satu talk show menarik lainnya dalam Paris Motor Show 2018 adalah parlemen Eropa akan mendapat hak menyampaikan pendapat terkait rencana mengurangi emisi karbondioksida sebanyak 45 persen pada 2030 dari rata-rata 95 gr per km pada 2021.

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.